INFLUENZA

Penyakit menular dan berbahaya INFLUENZA

tipes

penyakit yang berbahaya

CAMPAK

salah satu penyakit yang terjadi pada anak

HEPATITIS

Penyakit Hepatitis merupakan penyakit cikal bakal dari kanker hati.

Kolera

Kolera adalah penyakit infeksi saluran usus

Anak kurang gizi

Cerminan anak kurang gizi

Usus Buntu

Penyakitan dalam perut

Stroke

Penyakitan pembulu darah

Jumat, 22 Mei 2015

Stroke

GEJALA PENYAKIT STROKE

1. Tanda-tanda dan gejala stroke yang paling sering, antara lain: Tiba-tiba mati rasa atau lumpuh atau kelemahan pada lengan, wajah, atau kaki, Kebingungan mendadak, Kesulitan berbicara, bicara pelo, cedal atau sulit memahami kata-kata orang lain, Gangguan penglihatan secara tiba-tiba pada satu atau kedua mata,Pusing mendadak, kesulitan berjalan, atau kehilangan keseimbangan atau koordinasi,Mendadak sakit kepala parah dengan tidak diketahui penyebabnya.

2. Tanda-tanda dan gejala stroke selalu datang tiba-tiba. Jika gejala hilang setelah beberapa menit, Anda mungkin mengalami “mini-stroke” atau stroke ringan disebut juga transient ischemic attack, tidak menimbulkan kerusakan permanen tetapi dapat menjadi tanda peringatan dari stroke yang sesungguhnya akan dan harus mendapatkan pertolongan segera.

Jika anda mengalami gejala-gejala seperti yang tertulis di atas ada kemungkinan besar anda terserang penyakit stroke. Nah, disini kami mempunyai solusi terbaik dan paling tepat untuk mengobatinya yaitu dengan obat herbal yang terbuat dari kulit manggis dan daun sirsak yang bermanfaat untuk mengatasi penyumbatan yang dapat menyebabkan stroke. Kami rekomendasikan obat herbal ace maxs sebagai obat stroke herbal yang ampuh dan aman. Selain untuk mengobati penyakit stroke, ace maxs juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh anda serta meningkatkan sistem imun atau sistem kekebalan tubuh agar tubuh anda tidak mudah terserang berbagai macam penyakit berbahaya.

Usus Buntu

Gejala Penyakit Usus Buntu

Sakit perut yang mengindikasikan penyakit ini biasanya berawal di perut bagian tengah. Pada awalnya, rasa sakit itu datang dan pergi. Beberapa jam kemudian, rasa sakit akan berpindah ke perut kanan bawah (tempat usus buntu berada) lalu bertambah parah dan terus terasa.
Rasa sakit juga akan bertambah parah saat terjadi penekanan pada bagian itu atau saat Anda batuk atau berjalan. Beberapa gejala lain yang dapat menyertai sakit perut tersebut antara lain:
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Pembengkakan pada perut.
  • Tidak bisa buang gas.
  • Mual dan muntah.
  • Konstipasi atau diare.
  • Demam.
  • Sakit saat buang air kecil.
  • Kram perut.
Penyakit usus buntu sering disangka sebagai penyakit lain, seperti keracunan makanan, sindrom iritasi usus yang parah, konstipasi biasa, dan infeksi saluran kemih. Wanita muda juga sering mengira gejala penyakit ini berhubungan dengan kandungan, sepertikehamilan ektopik atau nyeri menstruasi.
Konsultasikan kepada dokter jika Anda mengalami sakit perut yang perlahan-lahan makin parah. Segera panggil ambulans jika sakit perut Anda tiba-tiba bertambah parah dan menyebar ke seluruh perut. Ini mengindikasikan kemungkinan pecahnya usus buntu yang dapat menyebabkan peritonitis (infeksi serius pada lapisan perut sebelah dalam).

KOLERA

Penyebaran Penularan Penyakit Kolera(cholera)

Penyakit kolera (cholera) adalah penyakit infeksi saluran usus bersifat akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae, bakteri ini masuk kedalam tubuh seseorang melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Bakteri tersebut mengeluarkan enterotoksin (racunnya) pada saluran usus sehingga terjadilah diare (diarrhoea) disertai muntah yang akut dan hebat, akibatnya seseorang dalam waktu hanya beberapa hari kehilangan banyak cairan tubuh dan masuk pada kondisi dehidrasi.

Apabila dehidrasi tidak segera ditangani, maka akan berlanjut kearah hipovolemik dan asidosis metabolik dalam waktu yang relatif singkat dan dapat menyebabkan kematian bila penanganan tidak adekuat. Pemberian air minum biasa tidak akan banyak membantu, Penderita (pasien) kolera membutuhkan infus cairan gula (Dextrose) dan garam (Normal saline) atau bentuk cairan infus yang di mix keduanya (Dextrose Saline).

  • Penyebaran Penularan Penyakit Kolera

  • Kolera dapat menyebar sebagai penyakit yang endemik, epidemik, atau pandemik. Meskipun sudah banyak penelitian bersekala besar dilakukan, namun kondisi penyakit ini tetap menjadi suatu tantangan bagi dunia kedokteran modern. Bakteri Vibrio cholerae berkembang biak dan menyebar melalui feaces (kotoran) manusia, bila kotoran yang mengandung bakteri ini mengkontaminasi air sungai dan sebagainya maka orang lain yang terjadi kontak dengan air tersebut beresiko terkena penyakit kolera itu juga.

    Misalnya cuci tangan yang tidak bersih lalu makan, mencuci sayuran atau makanan dengan air yang mengandung bakteri kolera, makan ikan yang hidup di air terkontaminasi bakteri kolera, Bahkan air tersebut (seperti disungai) dijadikan air minum oleh orang lain yang bermukim disekitarnya.

  • Gejala dan Tanda Penyakit Kolera

  • Pada orang yang feacesnya ditemukan bakteri kolera mungkin selama 1-2 minggu belum merasakan keluhan berarti, Tetapi saat terjadinya serangan infeksi maka tiba-tiba terjadi diare dan muntah dengan kondisi cukup serius sebagai serangan akut yang menyebabkan samarnya jenis diare yg dialami.

    Akan tetapi pada penderita penyakit kolera ada beberapa hal tanda dan gejala yang ditampakkan, antara lain ialah :
    - Diare yang encer dan berlimpah tanpa didahului oleh rasa mulas atau tenesmus.
    - Feaces atau kotoran (tinja) yang semula berwarna dan berbau berubah menjadi cairan putih keruh (seperti air cucian beras) tanpa bau busuk ataupun amis, tetapi seperti manis yang menusuk.
    - Feaces (cairan) yang menyerupai air cucian beras ini bila diendapkan akan mengeluarkan gumpalan-gumpalan putih.
    - Diare terjadi berkali-kali dan dalam jumlah yang cukup banyak.
    - Terjadinya muntah setelah didahului dengan diare yang terjadi, penderita tidaklah merasakan mual sebelumnya.
    - Kejang otot perut bisa juga dirasakan dengan disertai nyeri yang hebat.
    - Banyaknya cairan yang keluar akan menyebabkan terjadinya dehidrasi dengan tanda-tandanya seperti ; detak jantung cepat, mulut kering, lemah fisik, mata cekung, hypotensi dan lain-lain yang bila tidak segera mendapatkan penangan pengganti cairan tubuh yang hilang dapat mengakibatkan kematian.

    HEPATITIS

    HEPATITIS
    Hepatitis adalah suatu kondisi medis yang didefinisikan oleh peradangan hati dan ditandai dengan adanya sel-sel inflamasi di jaringan organ. Hepatitis dapat terjadi dengan gejala yang sedikit atau bahkan tidak ada, namun sering menyebabkan penyakit kuning, anoreksia (nafsu makan yang buruk) dan malaise (rasa gelisah). Hepatitis dapat sembuh sendiri tanpa konsekuensi yang signifikan, atau juga bisa berkembang menjadi jaringan parut hati.
    Hepatitis akut terjadi ketika berlangsung kurang dari enam bulan, dan hepatitis kronis ketika terjadi lebih lama dari waktu tersebut. Sekelompok virus yang dikenal sebagai virus hepatitis (hepatitis A, B dan C) telah menyebabkan sebagian besar kasus hepatitis di seluruh dunia. Namun hepatitisjuga bisa disebabkan oleh zat beracun (berasal dari alkohol, obat-obatan tertentu, dan beberapa pelarut organik untuk tanaman atau industri), infeksi lain, dan penyakit autoimun. Sekitar 250 juta orang di dunia diperkirakan mengalami penyakit hepatitis C, sedangkan sekitar 300 juta orang diperkirakan mengalami hepatitis B.

    Rabu, 20 Mei 2015

    Penyakit CAMPAK

    Campak adalah infeksi yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini akan memunculkan ruam di seluruh tubuh dan sangat menular. Campak bisa sangat mengganggu dan mengarah pada komplikasi yang lebih serius. Gejala campak mulai muncul sekitar satu hingga dua minggu setelah virus masuk ke dalam tubuh. Gejala campak yang biasanya muncul adalah:
    • Mata merah.
    • Mata menjadi sensitif terhadap cahaya.
    • Gejala menyerupai pilek seperti radang tenggorokan, hidung beringus atau tersumbat.
    • Mengalami demam.
    • Bercak putih keabu-abuan pada mulut dan tenggorokan.

    tipes

    Diagnosis
    Untuk mengetahui penyakit tersebut lakukan pemeriksaan laboratorium seperti :
    -Terjadinya penurunan sel darah putih
    -Anemia rendah karena pendarahan pada usus
    -Trombosit menurun
    -Menemukan bakteri salmonella typhosa pada kotoran, darah, urin
    Peningkatan titer Widal
    Reaksi Widal merupakan test imunitas yang ditimbulkan oleh kuman Salmonella typhi/ paratyphi, yaitu kuman yang terdapat di minuman dan makanan kita yang terkontaminasi dengan tinja orang yang sakit. Dikatakan meningkat bila titernya lebih dari 1/400 atau didapatkan kenaikan titer 2 kali lipat dari titer sebelumnya dalam waktu 1 minggu.
    Pada pemeriksaan fisik dapat ditemui bradikardi (denyut melemah) relatif, pembesaran limfa, tegangnya otot perut, dan kembung. Serta, periksakanlah apakah kandung empedu anda tidak mengalami peradangan menahun karena bakteri Tipes dapat menempati kandung empedu.
    Gejala
    Gejala yang dialami penderita Tipes dapat diuraikan menjadi berikut ini :
    – Panas badan yang semakin hari bertambah tinggi, terutama pada sore dan malam hari. Terjadi selama 7-10 hari, kemudian panasnya menjadi konstan dan kontinyu. Umumnya paginya sudah merasa baikan, namun ketika menjelang malam kondisi mulai menurun lagi.
    – Pada fase awal timbul gejala lemah, sakit kepala, infeksi tenggorokan, rasa tidak enak di perut, sembelit atau terkadang sulit buang air besar, dan diare.
    – Pada keadaan yang berat penderita bertambah sakit dan kesadaran mulai menurun.
    Pencegahan
    Penyakit Tipes dapat ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar dengan kuman Tipes , Salmonella typhosa, kotoran, atau air kencing dari penderita Tipes.
    Bila anda sering menderita penyakit ini kemungkinan besar makanan atau minuman yang Anda konsumsi tercemar bakterinya. Hindari jajanan di pinggir jalan terlebih dahulu. Atau telur ayam yang dimasak setengah matang pada kulitnya tercemar tinja ayam yang mengandung bakteri Tipes.
    Untuk mencegah agar seseorang terhindar dari penyakit ini kini sudah ada Vaksin Tipes atau Tifoid yang disuntikkan atau secara minum obat dan dapat melindungi seseorang dalam waktu 3 tahun. Mintalah Dokter anda memberikan imunisasi tersebut.
    Daya tahan tubuh juga harus ditingkatkan seperti gizi yg baik, tidur 7-8 jam/24 jam, olah raga secara teratur 3- 4 kali seminggu selama 1 jam. Bagi orang yang pernah mengalami penyakit Tipes sebaiknya tidak melakukan kegiatan yang sangat melelahkan. Karena akan lebih mudah kambuh kembali daripada orang yang sama sekali belum menderita Tipes.

    Anak kurang gizi

    GIZI BURUK PADA ANAK

    Adanya perbedaan antara gizi buruk dengan kelaparan walaupun keduanya memiliki kaitan yang erat. Kelaparan yang lama juga bisa berujung kepadastatus gizi buruk. Di indonesia sendiri kasus malnutrisi masih tinggi. Ini disebabkan karena faktor ekonomi keluarga tetapi sering juga didapatkan kasus gizi buruk pada anak-anak yang berasal dari keluarga menengah keatas akibat kurangnya pemahaman keluarga terhadap jenis-jenis nakanan yang baik dan mengandung gizi seimbang yang harus dikonsumsi oleh anak. baca juga jenis-jenis makanan yang bisa meningkatkan kecerdasan anak

    Tuberkulosis (TBC)


    TBC adalah singkatan dari “Tubercle Bacillus” atau tuberculosis.Penyakit TBCdisebabkan oleh infeksi bakteri mycobacteria, pada manusia terutama oleh MycobacteriumTuberculosis. Bakteri Tuberculosis biasanya menyerang paru-paru (sebagai TB paru) tetapi TBC bisa juga menyerang system syaraf pusat. System limfatik, system sirkulasi, systemgenitourinary, tulang, persendian, dan bahkan kulit. Mikobakteri lain seperti Mycobacterium bovis, Mycobacterium africanum, Mycobacterium Canetti, dan Mycobacterium microti jugadapat menyebabkan tuberculosis, tetapi spesies-spesies ini jarang terjadi pada manusia.Penyakit TBC adalah penyakit yang umum dan sering kali mematikan. TBC menular melaluiudara, ketika orang-orang yang memiliki penyakit TB batuk, bersin, atau meludah. Kebanyakaninfeksi TBC pada manusia bersifat asimtomatik, infeksi laten, dan sekitar satu dari sepuluhinfeksi laten pada akhirnya berubah menjadi penyakit aktif, yang jika tetap tidak diobati, penyakit TBC ini akan membunuh lebih dari separuh penderitanya.
    Gejala Penyakit TBCGejala penyakit TBC digolongkan menjadi dua bagian, yaitu gejala umum dan gejala khusus.Sulitnya mendeteksi dan menegakkan diagnosa TBC adalah disebabkan gambaran secara klinisdari si penderita yang tidak khas, terutama pada kasus-kasus baru.1. Gejala umum (Sistemik)- Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertaikeringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.- Penurunan nafsu makan dan berat badan.- Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah).- Perasaan tidak enak (malaise), lemah.2. Gejala khusus (Khas)- Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus(saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar,akan menimbulkan suara “mengi”, suara nafas melemah yang disertai sesak.- Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakitdada.- Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapatmembentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.- Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagaimeningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadarandan kejang-kejang.Padapenderita usia anak-anak apabila tidak menimbulkan gejala, Maka TBC dapat terdeteksikalau diketahui adanya kontak dengan pasien TBC dewasa. Sekitar 30-50% anak-anak yangterjadi kontak dengan penderita TBC paru dewasa memberikan hasil uji tuberkulin positif. Padaanak usia 3 bulan – 5 tahun yang tinggal serumah dengan penderita TBC paru dewasa denganBTA positif, dilaporkan 30% terinfeksi berdasarkan pemeriksaan serologi/darah.

    INFLUENZA

    Influenza adalah penyakit ikut yang menular, menyerang saluran napas, dan sering menjadi wabah yang diperoleh dari menghirup virusinfluenza

    Penyebab
    Virus Influenza tipe A, B, dan C

    Faktor Risiko
    Siapa saja bisa, terutama jika itu terjadi dalam suatu komunitas (kantor, asrama, sekolahan). Ini bisa terjadi karena penyebaran virus melalui cairan yang keluar sewaktu penderita bersin, berbicara, dll. Apalagi jika kita berada dengan penderita dalam ruangan yang ber-AC (tertutup) dan tidak mendapat sinar matahari.
    Namun demikian ada kelompok orang yang disebut berisiko tinggi, yaitu mereka yang menderita :
    *     penyakit paru menahun, seperti asma, emfisema, bronkitis kronik, bronkiektasi, tbc, atau fibrosis kistik
    *     penyakit jantung
    *     penyakit ginjal kronik
    *     penyakit kencing manis maupun gangguan metabolik menahun lainnya
    *     anemia berat
    *     mempunyai penyakit atau sedang menjalani terapi untuk menekan kekebalan tubuh
    *     berusia lebih dari 50 tahun

    Patofisiologi
    Virus flu menyerang sel-sel permukaan saluran napas. Jaringan menjadi bengkak dan meradang. Namun meskipun rusak jaringan ini akan sembuh dalam beberapa minggu

    Gejala dan Tanda
    Meskipun influenza sering disebut penyakit pernapasan, namun penyakit ini bisa memberi pengaruh ke seluruh tubuh. Penderita secara tiba-tiba menjadi demam, letih, lesu, kehilangan selera makan, dan sakit kepala, belakang tangan dan kaki. Juga menderita sakit tenggorokan dan batuk kering, mual dan mata seperti terbakar. Panas bisa meningkat hingga 104 derajat Fahrenheit, tapi akan menurun setelah 2 hingga 3 hari.
    Gejala saluran nafasnya sendiri bisa berupa pilek dan batuk

    Komplikasi
    Untuk anak-anak dan orang dewasa, influenza adalah penyakit yang bisa sembuh sendiri dalam satu minggu. Namun untuk orang yang tidak sehat atau daya tahannya menurun, influenza bisa berakibat fatal.
    Tanda-tanda yang disebutkan di atas bisa menjadi sangat parah, dan mungkin terjadi komplikasi seperti pneumonia, sinusitis, dan radang dalam telinga. Kebanyakan komplikasinya adalah infeksi kuman karena daya tahan tubuh menjadi menurun untuk melawan kuman-kuman yang masuk

    Pencegahan
    Influenza bisa dicegah dengan menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan menjauhi penderita flu. Selain itu, bisa menggunakan vaksin flu. Vaksin flu sendiri harus digunakan setiap tahun sehubungan dengan seringnya virus flu bereplikasi.

    Penatalaksanaan
    Untuk influensa yang belum berkomplikasi, harap beristirahat dengan cukup di rumah agar tidak menjadi bertambah parah. Mungkin dibutuhkan waktu sekitar 2 hari setelah demam berlalu.
    Bisa menggunakan obat flu yang dibeli bebas. Kalau flu sudah terkomplikasi dengan infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotika

    Selasa, 19 Mei 2015

    10 Cara Menghindari kanker

    10 Cara Menghindari Kanker

    Berhenti Merokok
    Merokok adalah faktor risiko kanker yang terbesar, merupakan sebab utama terjadinya kanker paru dan berhubungan dengan hampir 30% kejadian kanker lainnya. Merokok (kretek, filter, cerutu atau rokok pipa) di dalam rumah akan menyebabkan terpanjannya seluruh penghuni rumah termasuk anak-anak dengan asap rokok. Hal ini akan mengakibatkan penyakit saluran pernapasan dan penyakit lain bagi seluruh penghuni rumah. Merokok pada saat hamil berbahaya bagi bayi yang dikandung.
    Hindari Sinar Matahari
    Sinar matahari yang berlebihan menyebabkan kerusakan pada kulit dan kanker kulit. Lindungi kulit anda dengan krim tabir surya (Sunscreen Cream), gunakan baju berlengan panjang dan topi atau payung terutama saat terik matahari.
    Kurangi Kadar Lemak dalam Makanan Anda
    Diet tinggi lemak secara langsung menyebabkan peningkatan risiko anda untuk terkena kanker kolon, prostat, dan payudara. Makanan yang mengandung banyak lemak juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan kegemukan yang berhubungan dengan penyakit lain selain kanker. Mengontrol berat badan dengan diet seimbang dan olahraga akan mengurangi risiko Anda untuk terkena kanker.
    Perbanyak Makanan Berserat
    Gandum, beras, sayuran, dan buah-buahan merupakan sumber serat alami yang sangat baik dan melindungi Anda dari kanker kolorektal. Makanan yang banyak mengandung serat seperti roti gandum, dedak, jagung beras, bayam, kentang, apel, pir, dan tomat sebaiknya dikonsumsi secara teratur setiap hari.
    Kurangi Konsumsi Makanan yang di Asap, di Bakar, dan di Awetkan dengan Nitrit
    Kanker esofagus/kerongkongan dan lambung lebih sering dijumpai di negara yang penduduknya banyak mengonsumsi makanan yang di proses dengan penguapan maupun diawetkan dengan nitrit. Dalam makanan yang dibakar diketahui kandungan zat yang meningkatkan risiko kanker lebih tinggi.
    Pilih Makanan yang Banyak Mengandung Vitamin A dan C
    Vitamin alami dan zat penting lain yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan dapat melindungi kita dari kanker esofagus/kerongkongan, laring, lambung, dan paru. Jeruk, pisang, mangga, pepaya, tomat, dan buah-buahan tropis lainnya, wortel serta brokoli merupakan sumber dari vitamin dan zat-zat penting tersebut.
    Konsumsi Lebih Banyak Sayuran Golongan Kubis
    Penelitian menunjukkan bahwa sayuran yang termasuk dalam golongan kubis, misalnya kol, brokoli, bunga kol, bok choy, dan kale dapat melindungi Anda dari kanker lambung, kolorektal, dan kanker saluran napas.
    Hindari Minuman Beralkohol
    Apabila Anda mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak, risiko untuk mendapatkan kanker hati dan lambung akan meningkat. Merokok disertai dengan minum alkohol akan meningkatkan risiko yang amat besar untuk terjadinya kanker mulut, tenggorokan, laring dan esofagus/kerongkongan.
    Periksakan Diri Anda Secara Teratur
    Pemeriksaan kesehatan secara teratur adalah langkah yang baik untuk dapat mengetahui adanya penyakit sedini mungkin baik untuk dapat mengetahui adanya penyakit sedini mungkin. Pap Smear dan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), oemeriksaan USG payudara maupun maupun mammografi merupakan cara yang sangat dianjurkan untuk mendeteksi secara dini kanker leher rahim dan payudara. Para pria selalu dianjurkan untuk selalu memeriksakan diri akan kemungkinan adanya kanker di kelenjar prostat dan testis. Anda juga harus selalu memperhatikan setiap perubahan yang terjadi pada diri anda, misalnya timbulnya benjolan pada tubuh, perubahan suara menjadi serak, adanya pendarahan yang tidak normal,dll. Apabila anda merasa ada perubahan dalam tubuh anda,segera temui dokter anda.
    Pola hidup yang seimbang
    Makan yang cukup dengan seimbang gizi, rendah lemak, tinggi serat penggunaan waktu yang seimbang antara bekerja, istirahat, rekreasi dan olahraga serta selalu mendekatkan diri pada Tuhan dapat mengurangi risiko untuk timbulya penyakit kanker.